Pekan Literasi Ibu dan Anak: Upaya Meningkatkan Budaya Baca Dalam Keluarga

Teras Baca Lompoe baru saja menuntaskan satu kegiatan besar bernama Pekan Literasi Ibu dan Anak. Kegiatan ini berlangsung selama beberapa pekan dan puncaknya pada malam kemarin (11/10) dengan panggung ekspresi yang diadakan di Gedung Panrita Perpustakaan Daerah Parepare. Kegiatan ini dihadiri seratusan peserta yang sebagian besar siswa sekolah serta komunitas dan perwakilan pemerintah.

Parepare,  – Maupa.id –  Gedung Perpustakaan Panrita Parepare tampak rame di malam kemarin (11/10), rupanya para pengunjung tengah mengikuti rangkaian acara puncak dari kegiatan Pekan Literasi Ibu dan Anak yang diadakan Teras Baca Lompoe. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak sekolah hingga pejabat dan komunitas masyarakat.

Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian Pekan Literasi Ibu dan Anak, yang mengusung konsep penguatan literasi keluarga dan komunitas. Sebelumnya telah dilangsungkan beberapa kegiatan lain seperti kelas fotografi, kelas menulis, lomba gambar bercerita dan seminar parenting. Rangkaian Kegiatan ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku komunitas dan pemberdayaan keluarga, khususnya ibu dan anak.

Malam Puncak dihadiri seratusan peserta yang melibatkan banyak pihak, mulai dari siswa sekolah, perwakilan komunitas dan pemerintah daerah. Dibuka dengan pameran karya gambar para siswa sekolah dasar yang mengikuti lomba gambar bercerita. Puluhan siswa SD ini sebelumnya diminta menggambar bebas sesuai tema “serunya membaca bersama keluarga dan teman-teman”. Karya mereka kemudian dipajang di etalase pameran.

Pameran karya gambar siswa di acara pekan literasi ibu dan anak. Dok: Azwar Radhif
Pameran karya gambar siswa di acara pekan literasi ibu dan anak. Dok: Azwar Radhif

Kegiatan dibuka dengan sepatah-dua kata dari Fajriani, seorang pengajar sekaligus pendiri Teras Baca Lompoe. Acara ini menjadi spesial karena bertepatan dengan 1 dekade teras baca. Dalam sambutannya, Fajriani mengaku begitu bahagia sekaligus tak menyangka antusias peserta akan seramai ini.

“Peserta yang kami harapkan hadir adalah peserta yang kemarin sempat ikut kegiatan yang kami adakan, tapi banyak diluar itu yang hadir, dari sekolah bahkan dari komunitas juga. Antusias peserta sangat besar, melebihi kuota, ada sekitar seratusan dan kebanyakan anak sekolah, mereka juga yang tampil di panggung,” ujar perempuan yang akrab dipanggil Bunda Fani.

Lihat Juga:  Program Studi Kriminologi Resmi Dibuka di Institut Andi Sapada, Pertama di Indonesia Timur

Selepas sambutan disambung dengan dialog komunitas dan pertunjukan seni oleh adik-adik siswa. Beberapa diantaranya menampilkan pertunjukan berpuisi, mendongeng, dan stand-up comedy dengan bahasa bugis, mengundang tepukan tangan dan gelak-tawa peserta yang terhibur dengan penampilan para siswa ini. Acara juga diselingi dengan pemberian penghargaan kepada para peserta kelas cerpen dan gambar bercerita.

Kepala Dinas Perpustakaan (Disperpus) Kota Parepare Drs. H. Ahmad, M.Si. menyambut baik kegiatan Teras Baca Lompoe. Kegiatan ini baginya selaras dengan arah tujuan perpustakaan, di antaranya, turut mengambil bagian dalam sosialisasi pembudayaan kegemaran membaca masyarakat, serta aktif memberi masukan dan arahan terkait strategi efektif dalam menggalakkan gerakan literasi.

Antusiasme audiens di acara Pekan Literasi Ibu dan Anak. Dok: Azwar Radhif
Antusiasme audiens di acara Pekan Literasi Ibu dan Anak. Dok: Azwar Radhif

“Tak kalah penting, kami juga berharap jalinan kerja sama berkelanjutan dengan perpustakaan untuk segala gerakan yang bermuara pada pencerdasan kehidupan masyarakat,” pungkas Ahmad.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari Balai Bahasa Wilayah Sulawesi Selatan. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan beberapa komunitas literasi di Parepare seperti Nalar Perempuan, Interaksi Book dan Sampan Institute.

Penulis: Azwar Radhif
Editor: Muhammad Fauzy Ramadhan

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA POPULER

BERITA TERBARU