Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Maros, Abustan Dj. menyatakan menolak seluruh tawaran jabatan dalam proses Sukses Pemilihan Ketua KNPI Maros. Pernyataan ini patut diapresiasi dalam dinamika politik organisasi kepemudaan di Kabupaten Maros. Bagi Abustan, perjuangan harus berlanjut sampai tahap pemilihan dan segala tawaran posisi tertentu sebelum pemilihan akan ia tolak bukan sekadar ucapan. Pernyataan ini adalah cerminan dari komitmennya terhadap prinsip demokrasi dan integritas dalam berorganisasi.
KNPI, jelas Abustan, adalah wadah persatuan berbagai organisasi kepemudaan. Ormas Kepemudaan ini memiliki peran penting dalam menggerakkan potensi pemuda untuk pembangunan daerah. Posisi ketua DPD KNPI Maros bukanlah sekadar jabatan yang memberikan status, melainkan tanggung jawab besar untuk memimpin, mengoordinasikan, dan mewakili aspirasi seluruh pemuda di Maros. Oleh karena itu, proses pemilihan ketua harus berjalan dengan transparan, adil, dan terbuka, di mana setiap calon memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing berdasarkan visi, misi, dan kemampuan yang dimiliki.

Kader Ansor Maros menilai, keteguhan Ansor Maros menolak tawaran posisi tertentu sebelum pemilihan adalah langkah yang berani dan bijaksana. Tawaran semacam itu seringkali dapat menjadi godaan yang mengganggu proses demokrasi, bahkan bisa mengarah pada praktik-praktik yang tidak sehat dalam berorganisasi.
“Ansor Maros menunjukkan bahwa mereka menghargai proses pemilihan sebagai sarana yang sah untuk menentukan pemimpin yang benar-benar dipilih oleh mayoritas anggota. Hal ini juga mengirimkan pesan bahwa integritas dan prinsip lebih berharga daripada jabatan yang didapatkan dengan cara yang tidak sesuai dengan aturan,” tegas Abustan.
Kader Ansor, tegas Abustan, tidak mau mengambil jalan pintas. Ia ingin membuktikan bahwa mereka layak memimpin melalui proses yang sah dan diakui. Hal ini tentu memberikan contoh yang baik bagi organisasi kepemudaan lainnya di Maros bahwa dalam setiap perebutan posisi kepemimpinan, harus ada komitmen untuk mematuhi aturan dan menghormati proses demokrasi.
Perjuangan Ansor dalam sukses KNPI Maros, imbuh Abustan, tidak akan mudah. Tentu akan ada berbagai tantangan dan hambatan yang dihadapi, baik dari dalam maupun luar organisasi. Namun, jelasnya, dengan keteguhan hati dan komitmen yang kuat, Ansor Maros telah menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi segala tantangan tersebut. Semoga perjuangan mereka dapat membawa hasil yang positif, yaitu terpilihnya ketua DPD KNPI Maros yang benar-benar mampu memimpin pemuda Maros menuju kemajuan dan pembangunan yang lebih baik.
Pernyataan Ketua Ansor Maros ini adalah pengingat bagi kita semua organisasi kepemudaan di Maros bahwa demokrasi harus dijaga dan dihormati dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam organisasi kepemudaan. Hanya dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa pemimpin yang terpilih adalah orang-orang yang benar-benar memiliki kemampuan, integritas, dan dukungan dari mayoritas anggota.
“Semoga semangat perjuangan yang ditunjukkan oleh Ansor Maros dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga demokrasi dan integritas dalam berorganisasi di Kabupaten Maros,” kunci Abustan Dj. (*).
Penulis: Syamsuddin Simmau
Editor: Muhammad Fauzy Ramadhan
Foto: Abustan Dj.
Ilustrasi: Tim Kreatif Maupa.id

