Kampung Garam dan Tafsir Tradisi, Tanda Ancaman Masyarakat

Kampung Garam dan Tafsir Tradisi adalah dua konsep karya seni rupa yang merupakan petanda nyata ancaman ekologi terhadap masyarakat pesisir.

Makassar – Maupa.id – Kampung Garam dan Tafsir Tradisi adalah dua konsep karya seni rupa yang merupakan petanda nyata ancaman ekologi terhadap masyarakat pesisir. Demikian, Sosiolog Maritim, Dr. Idham Irwansyah, M.Pd, M.Si menafsir konsep Pameran Tunggal Seni Rupa karya Ahmad Anzul dan Amrullah Syam di Warkop Indonesia, Jl. Anggrek Raya Makassar pada Senin (19/10/2026). Pameran ini berlangsung tiga hari (19 sampai 21 Oktober 2026).

“Saya menganalogikan kampung garam itu sebagai komunitas masyarakat yang tinggal di pesisir dan pulau-pulau kecil, yang saat ini mengalami ancaman degradasi lingkungan,” jelas Idham Irwansyah, yang juga sebagai Kepala Laboratorium Sosiologi Universitas Negeri Makassar (UNM).

Salah satu display karya Ahmad Anzul

Idham yang tampil sebagai narasumer mengontekskan konsep pameran ini dengan ancaman ekologi masyarakat pesisir di Kota Makassar.  Menurutnya, di Kota Makassar, ancaman ekologi terhadap masyarakat pesisir itu nyata. Ia menyontohkan bahwa aktifitas reklamasi pesisir dari kawasan Center Point of Indonesia (CPI) sampai di Salodong mengancam eksistensi masyarakat yang ada di pulau. Pulau Lae-lae, pulau Kodingareng terancam akibat penggalian pasir laut.

“Nah saya mau melihat dua sosok, Ahmad Anzul dan Kak Amrullah Syam dalam perspektif sosiologi ruang yang dikembangkan oleh Henri Lefebvre di Perancis. Ka’am menggambarkan ruang itu dari perspektif ideal kultural nilai dalam bentuk tafsir atas tradisi. Sementara Anzul melihat dari perspektif material spasial, ruang ruang spasialnya. Bagi sosiologi ruang spasial saling berkelindang, saling berhubungan, dimana manusia itu berinteraksi dengan lingkungannya,” jelas Idham.

Idham mengenal Anzul dan Kak Am sudah lama. Bagi Idham, konsep kampung garam Ahmad Anzul dan tafsir tradisin Kak Am (sapaan akrab Amrullah Syam) membawa penanda bahwa masyarakat pesisir, para petambak, petambak garam, proses pasang surut, penguapan, sampai kepada produksi garam adalah ruang spasial. Ruang ini menjadi arena dimana mereka melakukan aktivitasnya.

Lihat Juga:  Waspadalah Jika Hutan Malino Rusak
Pameran Tunggal dan Diskusi Seni Rupa karya Ahmad Anzul dan Amrullah Syam

“Namun, kemudian ruang-ruang tersebut oleh pemilik modal, oleh pemerintah, dijadikan sebagai ruang representasi atas nama pemangunan yang justru menjadi ancaman ekologi masyarakat. Ruang spasial masyarakat pesisir direduksi,” tegas Idham.

Pembacaan Idham Irwansyah terhadap konsep kampung garam dan tafsir tradisi menunjukkan bahwa seni rupa bukanlah wilayah eksklusif milik para perupa saja tapi menjadi pintu inklusi sosial untuk memahami ruang spasial masyarakat. Dengan demikian konsep seni rupa bukan hanya berakhir di kanvas atau instalasi seni tapi menjadi bagian tiada terpisahkan dengan realitas sosial. Tentu saja, pernyataan ini adalah proposisi, sebuah tawaran, bukan tekanan kepada seniman. Karena perupa atau seniman adalah bagian inklusif dari realitas sosial.

Pameran tunggal Ahmad Anzul dan Amrullah Syam ini dikurasi oleh Achmad Fauzi. Pameran ini merupakan satu dari 9 seri pameran tunggal Spirit Leang-Leang: Napas Panjang Perjalanan Seni Rupa Makassar.

Penulis: Syamsuddin Simmau
Editor: Redaksi Maupa.id
Foto: Dokumentasi Maupa.id

BUKU PENERBIT MAUPA

SHE Eureka Exfoliating Gel

Rp 75.000

Cerita Rakyat Pilihan Makassar Edisi Revisi

Penulis: Syamsuddin Simmau
Toner Badan Saptadasa Glycolic Toning Solution Exfoliating Toner (AGET 250ML)

Rp 58.500

English for Basic The Easy Way to Master English

Penulis: Andi Samsu Rijal, SS, M.Si
#

90.000

Gandrang Pamanca’: Gerak dan Spiritual Orang Makassar

Penulis: Jundana, S.Sn

Rp 143.560

Kapital Sosial, Negara & Pasar

Penulis: Dr. Sakaria To Anwar, M.Si

REKOMENDASI

SHE Eureka Exfoliating Gel

Rp 75.000

Cerita Rakyat Pilihan Makassar Edisi Revisi

Penulis: Syamsuddin Simmau
Toner Badan Saptadasa Glycolic Toning Solution Exfoliating Toner (AGET 250ML)

Rp 58.500

English for Basic The Easy Way to Master English

Penulis: Andi Samsu Rijal, SS, M.Si
#

90.000

Gandrang Pamanca’: Gerak dan Spiritual Orang Makassar

Penulis: Jundana, S.Sn

Rp 143.560

Kapital Sosial, Negara & Pasar

Penulis: Dr. Sakaria To Anwar, M.Si

BERITA POPULER

BERITA TERBARU